07 January 2011

Ingatlah, jika kau menghakimi orang, kau tidak akan ada waktu untuk mencintainya.. waktu tidak dapat kembali....

Seorang pria membawa pulang truk baru kebanggaannya, kemudian ia meninggalkan truk tersebut sejenak untukmelakukan kegiatan lain.

Anak lelakinya yang berumur 3 tahun sangat gembira melihat ada truk baru,ia memukul-mukulkan palu ke truk baru tersebut.
Akibatnya truk baru tersebut penyok dan catnya tergores.
Pria tersebut berlari menghampiri anaknya dan memukulnya, memukul tangan anaknya dengan palu sebagai hukuman.

Setelah sang ayah tenang kembali,dia segera membawa anaknya ke rumah sakit.
Walaupun dokter telah mencoba segala usaha untuk menyelamatkan jari-jari anak yang hancur tersebut, tetapi ia tetap gagal.
Akhirnya dokter memutuskan untuk melakukan amputasi semua jari pada kedua tangan anak kecil tersebut.

Ketika anak kecil itu sadar dari operasi amputasi dan jarinya telah tidak ada dan dibungkus perban.
Dengan polos ia berkata, "Papa, aku minta maaf tentang trukmu, tetapi kapan jari- jariku akan tumbuh kembali?"

Ayahnya pulang ke rumah dan melakukan bunuh diri.
Renungkan cerita di atas!
Berpikirlah dahulu sebelum kau kehilangan kesabaran kepada seseorang yang kau cintai.
Truk dapat diperbaiki. Tulang yang hancur dan hati yang disakiti seringkali tidakdapat diperbaiki.

Terlalu sering kita gagal untuk membedakan antara orang dan perbuatannya,
kita seringkali lupa bahwa mengampuni lebih besardaripada membalas dendam.
Orang dapat berbuat salah.
Tetapi, tindakan yangkita ambil dalam kemarahan akan menghantui kita selamanya.
Tahan, tunda dan pikirkan sebelum mengambil tindakan.
Mengampuni dan melupakan, mengasihi satu denganlainnya.

Ingatlah, jika kau menghakimi orang, kau tidak akanada waktu untuk mencintainya waktu tidak dapat kembali....

hidup bukanlah sebuah VCD PLAYER, yang dapat di backward dan forward....
HIDUP hanya ada tombol PLAY dan STOP saja....

Jangan sampai kita melakukan kesalahan yang dapat membayangi kehidupan kitakelak...
Yang menjadi sebuah inti hidup adalah "HATI"
Hati yang dihiasi belas kasih dan cinta kasih.....
CINTA KASIH merupakan nafas kehidupan kita yang sesungguhnya...

17 November 2010

Dialog ketika Iblis bertemu Rasulullah SAW

Rasulullah SAW bertanya kepada Iblis:
R : “Kalau kau benar jujur, siapakah manusia yang paling kau benci?”

Iblis segera menjawab:
I : “Kamu, kamu dan orang sepertimu adalah mahkluk Allah yang paling aku benci.”

R : “Siapa selanjutnya?”

I : “Pemuda yang bertakwa yang memberikan dirinya mengabdi kepada Allah SWT.”

R : “lalu siapa lagi?”

I : “Orang Aliim dan wara’ (Loyal)”

R : “Lalu siapa lagi?”

I : “Orang yang selalu bersuci.”

R : “Siapa lagi?”

I : “Seorang fakir yang sabar dan tak pernah mengeluhkan kesulitannnya kepda orang lain.”

R : “Apa tanda kesabarannya?”

I : “Wahai Muhammad, jika ia tidak mengeluhkan kesulitannya kepada orang lain selama 3 hari, Allah akan memberi pahala orang -orang yang sabar.”

R : ” Selanjutnya apa?”

I : “Orang kaya yang bersyukur.”

R : “Apa tanda kesyukurannya?”

I : “Ia mengambil kekayaannya dari tempatnya, dan mengeluarkannya juga dari tempatnya.”

R : "apa yang kau rasakan jika melihat seseorang dari umatku yang hendak shalat?”

I : “Aku merasa panas dingin dan gemetar.”

R : “Kenapa?”

I : “Sebab, setiap seorang hamba bersujud 1x kepada Allah, Allah mengangkatnya 1 derajat.”

R : “Jika seorang umatku berpuasa?”

I : “Tubuhku terasa terikat hingga ia berbuka.”

R : “Jika ia berhaji?”

I : “Aku seperti orang gila.”

R : “Jika ia membaca al-Quran?”

I : “Aku merasa meleleh laksana timah diatas api.”

R : “Jika ia bersedekah?”

I : “Itu sama saja orang tersebut membelah tubuhku dengan gergaji.”

R : “Mengapa bisa begitu?”

I : “Sebab dalam sedekah ada 4 keuntungan baginya. Yaitu keberkahan dalam hartanya, hidupnya disukai, sedekah itu kelak akan menjadi hijab antara dirinya dengan api neraka dan segala macam musibah akan terhalau dari dirinya.”

R : “Apa yang dapat mematahkan pinggangmu?”

I : “Suara kuda perang di jalan Allah.”

R : “Apa yang dapat melelehkan tubuhmu?”

I : “Taubat orang yang bertaubat.”

R : “Apa yang dapat membakar hatimu?”

I : “Istighfar di waktu siang dan malam.”

R : “Apa yang dapat mencoreng wajahmu?”

I : “Sedekah yang diam – diam.”

R : “Apa yang dapat menusuk matamu?”

I : “Shalat fajar.”

R : “Apa yang dapat memukul kepalamu?”

I : “Shalat berjamaah.”

R : “Apa yang paling mengganggumu?”

I : “Majelis para ulama.”

R : “Bagaimana cara makanmu?”

I : “Dengan tangan kiri dan jariku.”

R : “Dimanakah kau menaungi anak – anakmu di musim panas?”

I : “Di bawah kuku manusia.”

R : “Siapa temanmu wahai Iblis?”

I : “Pemakan riba.”

R : “Siapa sahabatmu?”

I : “Pezina.”

R : “Siapa teman tidurmu?”

I : “Pemabuk.”

R : “Siapa tamumu?”

I : “Pencuri.”

R : “Siapa utusanmu?”

I : “Tukang sihir.”

R : “Apa yang membuatmu gembira?”

I : “Bersumpah dengan cerai.”

R : “Siapa kekasihmu?”

I : “Orang yang meninggalkan shalat jumaat”

R : “Siapa manusia yang paling membahagiakanmu?”

I : “Orang yang meninggalkan shalatnya dengan sengaja.”

( kisah Muadz bin Jabal dari Ibn Abbas )

13 November 2010

Jika esok di mulai tanpa diriku..


Puisi ini di awal nya di tulis tangan oleh Alm. sepupu aku, Luki Sam Lukman.. Dia buat puisi ini beberapa hari sebelum dia meninggal ! setiap baca ini aku selalu nangis.. Puisi ini jg di cetak di buku yasin 40 hari'an nya..
R.I.P. Luki.. we always love you.. my brother..

Jika esok di mulai tanpa diriku
Apakah kau berharap aku kembali ?
Seperti aku merindukan mu dalam setiap detik2 perjananan hidupku

Mungkin melupakanku tidak sulit bagimu

Karena kenangan akan menggantikanku seperti angin dan aku sangat berharap kau tak kan pedih

Tapi bila ini terlalu berat

Lihatlah aku, aku mungkin tidak terlihat tetapi setiap kali kau memikirkan ku, aku akan selalu berada di hatimu

Jadi kau harus percaya kalau semua akan baik2 saja

Jika esok dimulai tanpa diriku, apakah kbahagianmu akan lebih sempurna?

Karena aku tidak pernah bisa menjadi orang yang berarti dimatamu
dan karena aku tidak mampu memberikan yang terbaik untukmu

Jika esok dimulai tanpa diriku, hari ini rasanya aku ingin berlari kearah mu

Aku tidak ingin hari esok krena aku tahu, aku tidak bisa meninggalkan mu meskipun aku tetap berjalan menjauh darimu

Tapi bila esok tidak datang karena waktu berhenti, aku berharap ini memang terjadi

Aku berpikir tentang hari-hari kemarin, hari-hari yg baik dan buruk

Jika aku bisa menghidupkan hari kemarin, walaupun hanya sbentar saja

Aku ingin menceritakan perasaan ku yg sesungguhnya
dan menyatakan banyak hal yang tak pernah sempat ku ucapkan padamu
Jika esok dimulai tanpa diriku

Kuharap ada seseorang yang memggantikan ku mendengar critamu, orang yang penuh perhatian
dan mengerti dirimu seperti aku

Menyukaimu apa adanya dan tidak pernah meninggalkanmu dalam kesendirian

Jika esok dimulai tanpa diriku

Aku mungkin akan menangis karena ini terlalu menyakitkan

Tapi bila ini yang terbaik, aku mengharapkan kebahagiaan itu selalu ada untukmu

Jika esok dimulai tanpa diriku

Menurutmu apakah ini jalan yang terbaik?